Anda Berada di: Beranda >> Wisata Budaya Bali  
 
PERTUNJUKAN TARI BARONG
PERTUNJUKAN TARI KECAK
PERTUNJUKAN TARI LEGONG
BELAJAR TARI BALI
PHOTO PAKAIAN ADAT BALI
JADWAL PERTUNJUKAN TARI
 
 
 

 
PERTUNJUKAN TARI LEGONG  
HARGA TIKET TARI LEGONG  
NO JUMLAH PESERTA HARGA PER ORANG
1 10 - 15 ORANG RP. 100.000
2 16 - 25 ORANG RP. 95.000
3 26 ORANG - Up RP. 90.000
TANYA-TANYA
PESAN SEKARANG!
KETERANGAN  
  1. Harga di atas adalah harga per orang dan minimal peserta 2 orang.
  2. Harga termasuk tiket menonton pertunjukan
  3. Harga belum termasuk transportasi dari hotel ke tempat pertunjukan dan sebaliknya.
  4. Harga berlaku untuk wisatawan domestik dan pemegang Kims atau Kitas
  5. Pemesanan, silahkan klik di sini atau hubungi Hotline Service:0823-58-888-999
Tari Legong merupakan salah satu tari klasik Bali yang sangat populer. Tari Legong memiliki pembendaharaan gerak tubuh yang sangat kompleks yang terikat dengan struktur tabuh pengiringnya. Tari Legong merupakan Tari Bali yang ditarikan oleh perempuan. Saking populernya tari Legong ini, setiap hari di beberapa tempat di Bali dipentaskan tari Legong. Bahkan beberapa restaurant dan hotel mementaskan tari ini setiap hari sebagai daya tarik untuk memikat wisatawan untuk datang makan di restaurant tersebut.
TENTANG TARI LEGONG

Sebutan Legong Kraton adalah merupakan perkembangannya kemudian. Adakalanya tarian ini dibawakan oleh dua orang gadis atau lebih dengan menampilkan tokoh Condong sebagai pembukaan dimulainya tari Legong ini, tetapi ada kalanya pula tari Legong ini dibawakan satu atau dua pasang penari tanpa menampilkan tokoh Condong lebih dahulu. Ciri khas tari Legong ini adalah pemakaian kipas para penarinya kecuali Condong.

Menurut babad Dalem Sukawati, suatu hari I Dewa Agung Made Karna yang dikenal memiliki kemampuan spiritual yang tinggi, melakukan pertapaan di Pura Yogan Agung di desa Ketewel, dekat Sukawati. Pada saat itu hadirlah dalam ciptanya beberapa sosok bidadari-bidadari melayang di angkasa. Para bidadari yang cantik jelita itu memperagakan tarian yang sangat menakjubkan. Mereka berbusana penuh warna. Kepala mereka bergelung tatahan emas penuh manikam yang cerlang-cemerlang.

Begitulah, saat bangkit dari tapanya, sang raja memerintahkan penguasa desa Ketewel untuk mengumpulkan para seniman di sana dan meminta mereka membuat beberapa topeng sekaligus menciptakan tarian berdasarkan penglihatan (cipta) sang raja. Beberapa bulan kemudian, lahirlah sembilan topeng sebagai wujud sembilan bidadari dalam mitologi Hindu. Dua penari Sanghyang kemudian diperintahkan untuk menarikan topeng tersebut. Penari Sanghyang adalah penari-penari muda pilihan yang tidak hanya berbakat melenggokkan tubuh, melainkan juga memiliki kepekaan untuk trance, dan belum menstruasi. Tari topeng yang dipertunjukkan oleh kedua penari Sanghyang itu dinamakan dengan Sang Hyang Legong. Tarian ini –dengan topeng aslinya— hingga kini masih digelar di Pura Yogan Agung setiap upacara Piodalan yang diselenggarakan setiap 210 hari sekali di pura tersebut.

Terinspirasi oleh Sanghyang Legong, tak berapa lama kemudian sebuah kelompok tari dari Blahbatuh yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Jelantik melahirkan sebuah tarian baru dalam gaya yang serupa. Bedanya, semua penarinya adalah laki-laki dan tidak mengenakan topeng. Tarian ini dinamakan dengan Nandir. Dalam sebuah acara, Raja Sukawati menyaksikan pertunjukan Nandir, dan amat terkesan. Beliau kemudian memerintahkan punggawanya untuk mengumpulkan para seniman di Sukawati untuk membuta tarian serupa untuk para gadis muda di istananya. Hasilnya adalah tarian Legong yang kita kenal sekarang. Rupanya, pesona para penari Legong jauh lebih memukau daripada penari Nandir. Maka lambat laun Nandir pun menghilang dan punah. Penari Nandir terakhir adalah I Wayan Rindi dari Denpasar meninggal pada tahun 1976.

Pada pertengahan 1930-an hingga 1960-an beberapa tarian tunggal baru muncul. Tarian-tarian tersebut antara lain Panji Semirang dan Margapati. Karena kekurangan terminologi, tarian-tarian tersebut pun disebut Legong. Untuk membedakannya, legong yang asli diberi nama Legong Kraton.

  WWW.TOURBALI.CO.ID

Under Licensed of PT. Dekadi Semesta Wisata
No: 556.2/1322/I/DISPAR

Komp. Pertokoan Segitiga Emas No. 11A, Jalan By Pass Ngurah Rai Kuta, Badung 80361
Telephone : 0361758299, Facsimile : 0361750895
Website: http://www.tourbali.co.id
E-mail: info@tourbali.co.id
tour.dibali@yahoo.com
Layanan Informasi Pelanggan: 0823-58-888-999

 
Temukan Kami di:
Profile | Syarat & Kondisi | Paket Tour Lombok | Paket Tour Jogja | Wisata Budaya Bali | Pemesanan Paket Tour | Pemesanan Hotel | Pemesanan Activity
www.tourbali.co.id Copyright @ 2017 All Right Reserved